Jejak Sejarah
Menelusuri perjalanan panjang dedikasi akademik dari rintisan awal hingga menjadi program studi unggulan.
Keinginan dan kesiapan UIN (dulu IAIN) Sunan Gunung Djati Bandung untuk menyelenggarakan pendidikan Strata 2 (S2) Pascasarjana sudah dirintis sejak tahun 1989. Melalui konsultasi intensif dengan berbagai tokoh pendidikan nasional, studi banding ke berbagai PPs IAIN lainnya dilakukan untuk mematangkan konsep rintisan ini.
Seiring berubahnya status institusi menjadi UIN, platform akademik pun berevolusi. Berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Tahun 2013, konsentrasi ini resmi menjadi Program Studi Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Kehadiran prodi ini merupakan respon nyata terhadap tantangan zaman dan pesatnya perkembangan IPTEK, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai wahyu memandu ilmu.
Kini, di tengah persaingan global, Magister IAT terus bersiap melalui penyesuaian kurikulum berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia). Kami berkomitmen mencetak magister yang tidak hanya unggul secara intelektual, namun juga kompetitif dan memiliki integritas moral sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat modern.
Garis Waktu Perjalanan
Perintisan Awal
Rencana penyelenggaraan S2 Pascasarjana mulai dirintis melalui konsultasi dengan Dirjen Bimbaga dan studi banding antar IAIN.
Panitia Pendirian
Pembentukan Panitia Pendirian PPs IAIN SGD Bandung berdasarkan SK Rektor tertanggal 19 September 1996.
Izin Penyelenggaraan
SK Menteri Agama No. 139 Tahun 1997 resmi mengizinkan pembukaan S2 Program Studi Ilmu-ilmu Agama Islam.
Konsentrasi IAT Berdiri
Konsentrasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir resmi didirikan. Kehadiran alumni Al-Azhar mulai memacu dinamika KBM yang progresif.
Menjadi Program Studi
Resmi bertransformasi menjadi PS Magister IAT melalui SK Dirjen Pendis No. 2084 Tahun 2013 tertanggal 25 Juli 2013.
Era KKNI & Global
Implementasi kurikulum berbasis KKNI dan fokus pada pengembangan SDM unggul berbasis Wahyu Memandu Ilmu.